Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tampak hadir dalam Acara Tasyakur Milad Ke-42 Majelis Ulama Indonesia dan Anugerah Syiar Ramadhan 1438 H/2017 M di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Pusat. Uniknya, setiap kali nama Gatot disebut oleh pembawa acara, para tamu undangan memberikan teluk tangan yang semarak.
"Hadir pula bersama kita Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo," kata salah satu pembawa acara dari atas panggung, Kamis (26/7).
Sontak para audiens pun bertepuk tangan dan sorak sorai. Sementara itu saat nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian disebut hanya beberapa dari audiens yang bertepuk tangan. Bahkan ada beberapa yang justru menyoraki Tito.
"Huu," kata beberapa audiens.
Hal serupa terus berulang di setiap pengisi acara menyampaikan sambutan. Puncaknya saat ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis.
"Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo," kata Yuliandre.
Audiens pun kembali bertepuk tangan dengan meriah. Hal ini pun membuat Yuliandre sedikit berkomentar.
"Ini fans-nya banyak juga yah Pak Gatot," katanya sambil tertawa.
Selain Gatot dan Tito acara tersebut juga dihadiri sejumlah orang penting. Seperti Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Menko Polhukam Wiranto, Menag Lukman Hakim, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Dewan Pertimbangan Din Syamsuddin, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua KPI Yuliandre Darwis. [eko] sumber : merdeka.com
Anda pemilik kendaraan bermotor? Ini berita buruk buat anda. Pasalnya, Pemerintahan Jokowi semakin gencar memungut pajak dari rakyat. Setelah beberapa waktu lalu menaikkan tarif dasar listrik, kini giliran kantong pemilik mobil pribadi dipaksa harus mengeluarkan uang untuk membayar uji KIR.
Rencana penerapan peraturan baru ini disampaikan Menteri Perhubungan, Budi Karya di Jakarta, Senin (22/5/2017). Selama ini, pengujian berkala kendaraan bermotor (uji KIR) hanya diwajibkan untuk kendaraan jenis niaga dan angkutan umum berpelat kuning.
Namun, kedepannya seluruh kendaraan pribadi juga diwajibkan ikut KIR. “Kendaraan pribadi wajib ikut KIR, karena semua yang menggunakan fasilitas publik (jalan raya) harus di KIR semua,” ujar Budi Karya.
Menteri menjelaskan peraturan ini akan diterapkan paling cepat dalam tiga bulan ke depan. “Akan diberlakukan segera, 3-4 bulan kita akan laksanakan,” papar Budi.
Dan penerapan aturan KIR ini akan melibatkan pihak swasta, Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM). Budi menjelaskan saat ini pihaknya sedang memberikan waktu kepada pihak ATPM untuk berbenah dan mempersiapkan segala sarana dan prasarana, sistem, sumber daya manusia (SDM), sebelum kewajiban pengujian berkala/KIR untuk kendaraan pribadi diterapkan.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan peraturan KIR bagi kendaraan pribadi sebenarnya sudah lama ada. Hanya saja dalam prakteknya hal itu tidak dilaksanakan lantaran keterbatasan sarana dan prasarana pengujian yang dimiliki Pemerintah.
Menteri alumnus UGM ini menjelaskan bahwa peraturan ini diterapkan semata-mata untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di jalan raya. Mungkin alasan yang dikatakan Budi Karya ini benar. Namun yang jelas kedepan pemilik kendaraan harus mengeluarkan uang tambahan untuk menyumbang ke kas negara.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut sebagai salah satu figur yang layak diusung pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
Nama Gatot juga disuarakan oleh kader Golkar pada forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Partai Golkar sejauh ini sudah menetapkan calon presiden (capres) untuk Pilpres 2019. Sementara untuk cawapres, Golkar belum mengambil keputusan.
"Yang saya tahu dalam forum Golkar kemarin itu memang ada yang menyebut (Gatot Nurmantyo)," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung di arena Rapimnas, Hotel Novotel, Selasa (23/5/2017).
Kendati demikian, Akbar mengakui secara resmi belum pernah ada pembicaraan mengenai Gatot sebagai cawapres di internal partai.
Dia hanya mengakui nama Gatot juga disebut-sebut oleh publik sebagai salah seorang yang patut dimajukan pada 2019 nanti.
"Jadi antara orang-orang yang menyebut di intern Golkar dengan orang-orang yang menyebut di publik itu ada kesamaan. Artinya, memang beliau ini punya potensi untuk menjadi cawapres," ujar Akbar.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini mengakui Gatot memenuhi syarat sebagai pemimpin nasional. Apalagi, dia sudah melewati serangkaian proses kepemimpinan di TNI dan kini menempat posisi tertinggi sebagai panglima.
"Memang di Indonesia ini, kalau dia sudah memiliki posisi tinggi, Panglima TNI. Itu adalah dalam posisi orang itu layak untuk menjadi wakil presiden," tutur Akbar. sumber : sindonews.com
ILC TvOne tadi malam, Selasa (23/5/2017), mengangkat tema yang bagus "SAATNYA DAMAI BERSENANDUNG".
Alhamdulillah segala puji hanya untuk Allah SWT jualah yang membuka tabir kepada kita semua akan 3 GOLONGAN manusia. Pertama yang mewakili kaum yang ingkar, Kedua yang melambangkan kaum pragmatis hypokrasi politican, dan Ketiga mewakili kaum yang menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
PERTAMA adalah KAUM YANG INGKAR. Ini nampak sangat jelas ada pada sosok ketum partai sosialis yakni Grace Natalie. ( pendukung ahok)
Pemirsa Tv One sangat gamblang menonton banyak sekali hal-hal yang dingkari oleh mantan penyiar tv one ini. Salah satunya adalah dia selalu mengingkari dan atau bersifat ambigu/kontradiksi tentang semua yang diucapkan sendiri, dimana salah satunya adalah tentang fakta dan realita sekarang yakni bahwa Ahok sudah mencabut memori Banding.
Namun tatkala ditanya oleh Karni Ilyas apakah setelah kasus Ahok ini sudah selesai masih ada lagi unjuk rasa dan demo2 yang akan dilakukan para ahokers? Atau apakah mengikuti keinginan ahok yang sudah menerima vonis hakim agar terwujudnya damai bersenandung di Jakarta khususnya dan di Indonesia pada umum nya??
Tetapi Grace dengan ekspresi yang gugup, tatapan mata yang terkesan bingung seolah-olah mohon bantuan dari salah satu petinggi PDIP dan anggota DPR Fraksi PDIP (Henry Yosodiningrat). Dan yang lebih memperparah situasi mental seorang Grace adalah menjawab dengan penuh keraguan sambil cengar-cengir tidak jelas dengan jawab akan terus unjuk rasa selama masih ada ancaman terhadap Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika tanpa dia resapi, tanpa dia paham dan dengan penghayatan yang sangat jauh dibawah standar akan apa itu yang dimaksud dengan ancaman bagi dasar negara dan lambang negara Indonesia???
Banyak hal-hal lain yang diingkari Grace antara lain dia mengatakan bahwa demo ahokers itu adalah aksi damai. tertib, santun, tidak anarkhi, tidak mengintimidasi dan tidak mengganggu ketertiban dan keamanan...
Preeeetttt!!! Grace Natalie pikir bahwa rakyat Jakarta sudah lupa bagaimana para ahokers mau menyerbu LP Cipinang, menjebol pintu gerbang lapas, kenapa Ahok dipindahkan ke Mako Brimob yang menurut pernyataan Kalapas karena Ahok takut terancam keamanan dan keselamatan jiwanya karena begitu banyak ahokers mau menyerbu LP Cipinang
Bagaimana para ahokers berdemo sampai jauh tengah malam yang jelas-jelas melanggar aturan unras.. Belum lagi menyandera pegawai Pengadilan Tinggi DKI.
Apakah si Grace mata nya buta bahwa belasan ribu lilin sudah menimbulkan korban pengendara sepeda motor jatuh terpeleset karena begitu licinnya lelehan lilin ditengah jalan.
Apakah si Grace kuping nya sudah tuli tidak mendengar protes banyak pihak non ahokers yang marah karena ahokers melakukan demo di Hari Raya Waisak???
Tentunya masih banyak lagi pengingkaran yang dilakukan grace nathaly...
GOLONGAN KEDUA dua adalah yang merepresentasikan kaum hypokrasi pragmatisme politician..yakni Henry Yosodinigrat PDIP dengan karakteristik seorang politisi yang berspecies hypokrit- pragmatis. Sangat terlihat sekali ingin menghindar, tidak mau berbicara lama, terkesan ambil posisi buang badan atau cuci tangan. Dalam istilah bahasa betawi nya "ngumpet" dari semua kekalahan, kesalahan strategi dan tidak becus nya manajemen gerbong timses partai keroyokan pendukung Ahok-Djarot dengan PDIP sebagai lokomotif utamanya.
Singkat sekali dia berujar yakni tatkala ditanya Karni Ilyas apakah kelompok partainya menerima kemenangan Anise-Sandi??
Henry tidak menjawab secara tegas.. Dia cuma menjawab demi merajut damai bersenandung dia mengatakan lebih baik menatap kemasa depan, tapi jika ditengah jalan jika ibaratnya ada ular berbisa yang mengancam lebih baik dibunuh.. Itu mentalisme preman pasar namanya... Hadeuuuhhh
Dan golongan yang terakhir adalah kaum penegak amar ma'ruf nahi munkar. Yakni ustadz Zaitun yang mewakili GNPF MUI.
Dengan berbekal pengetahuan dan dan pendalaman Islam yang sangat tinggi ditambah dengan faktor ketenangan, kemampuan menguasai materi, penguasaan retorika dan kemampuan memberikan penjelasan-penjelasan yang lugas, tegas dan teratur, Wakil Ketua GNPF-MUI ini mampu mematahkan semua kebohongan, semua cerita fantasi si ketum partai baru dan lawyer non aktif yang pindah kantor kerumah rakyat, dengan kombinasi pukulan triple, yakni jab, upper-cut dan swing nya Wakil Ketua MUI ini membuat Grace dan Henry K.O. terdiam membisu dengan expresi nya masing-masing yang lucu-lucu.. Wkwkwk. Cekakak....
Ustadz Zaitun sebenarnya sangat singkat dan sederhana sekali mengulas tema ILC "SAATNYA DAMAI BERSENANDUNG" dan mengurai benang kusut effek buruk dari kasus sang penista agama ini sehingga jika diurai dan dicari akar perdamaian tsb, maka perdamaian akan cepat tercipta..
Ustadz Zaitun mengatakan bahwa kalau berbicara merajut perdamaian sesungguhnya GNPF MUI dan Umat Islam dalam semua Aksi Bela Islam sudah ditanamkan azas perdamaian, keramahtamahan, menebarkan kasih sayang, kesantunan, toleransi, kebersihan dan keindahan dan azas taat selain azas akhlakul karimah..
Dan itu semuanya sudah dibuktikan secara nyata bukan Omdo...
"Bukan sekedar lips servis tapi Fakta menyatakan seluruh aksi GNPF berjalan damai mematuhi aturan bahkan sangat dibanggakan oleh bapak Presiden. Ketika bertemu dengan pengusaha Australia, Presiden mengatakan 'Jangan ragu berinvestasi di Indonesia, orang demo 7 juta bisa damai'. Apalagi yang kurang dari pengakuan Presiden?" ujar ustadz Zaitun.
Jadi menurut ustadz Zaitun jika ingin mewujudkan perdamaian yang hakiki adalah cobalah mencari akar kedamaian itu sendiri.. dimulai dari toleransi yang benar, saling menghormati, tidak boleh sekedar lipstik pemanis bibir untuk memojokan pihak lain. JLEBBB!!!
Ustadz Zaitun juga menepis tuduhan bahwa ada politik agama pada pilkada DKI kemarin. Para ulama sudah difitnah atas kekalahan Ahok di Pilkada. Beliau juga memberi gambaran dan contoh Pilkada di daerah lain yang dimenangkan Non Muslim yang padahal mayoritas muslim tapi tidak ada demo setelahnya. umat Islam damai dan menerima dengan lapang dada, inilah Islam yang sesungguhnya,..
Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul menilai, Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menghindar dari proses hukum yang menjeratnya.
Rizieq dilaporkan ke polisi untuk sejumlah kasus. Ia sudah menjadi tersangka kasus pelecehan Pancasila yang ditangani Polda Jawa Barat.
Kasus terbaru, Rizieq terseret kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga komunikasi antara dirinya dan Firza Husein.
Untuk kasus pornografi ini, Rizieq dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya.
Ia tak memenuhi panggilan karena berada di luar negeri.
Ia awalnya umrah di Arab Saudi. Rizieq juga sempat bertolak ke Yaman, Kuala Lumpur dan kembali lagi ke Arab Saudi.
"Oh, jelas menghindar (proses hukum). Kan saya tahu, saya kan lawyer. Dia manusia enggak punya nyali, kok," kata Ruhut saat dihubungi, Rabu (17/5/2017).
Rizieq, kata dia, harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ruhut menilai, Rizieq yang menimbulkan kekacauan di tanah air.
Ruhut menilai, kasus pornografi yang menyeret Rizieq lebih berat masalahnya dibanding kasus lain.
Meski begitu, Ruhut mengimbau, semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan semua prosesnya kepada Kepolisian.
"Perlu dijaga pengendalian diri yang baik, jangan sampai kita yang jadi kena. Jadi tolong hati-hati. Lebih baik kita serahkan saja, polisi kita hebat, jaksa kita hebat, pengadilan kita juga hebat dan Presiden kita acungi jempol," kata Ruhut.
Polisi sebelumnya menetapkan Firza Husein sebagai tersangka kasus percakapan via WhatsApp tersebut.
Namun, dalam kasus ini, Rizieq masih berstatus saksi.
Sugito Atmo Prawiro, pengacara Rizieq, mengatakan, kliennya tidak akan kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan pemeriksaan polisi.
Sugito beranggapan, kasus ini beraroma politis.
Menurut Sugito, jika hukum di Indonesia belum tegak, Rizieq tidak akan pulang ke Indonesia untuk penuhi panggilan polisi.
"Sebelum hukum tegak untuk adil kepada semuanya, tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan. Habib (Rizieq) mempertimbangkan untuk tidak akan pulang dulu ke Indonesia," ujar Sugito saat dihubungi, Rabu (17/5/2017).
"Habib bisa saja belum pulang sampai Jokowi tidak lagi jadi presiden," ujar dia.
Polda Metro Jaya akan menjemput paksa Rizieq setelah dua kali mangkir. Berdasarkan informasi yang dimiliki polisi, Rizieq tengah berada di Jeddah.
"Dia kan di luar negeri, berarti nanti kami tinggal melakukan penjemputan secara paksa kepada yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.(Nabilla Tashandra)
Pejuang demokrasi Myanmar, Aung San Syuu ki, menyatakan bahwa hukuman terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan tindakan tak terpuji dan mencemari azas keadilan.
Ia lantas mengajak negara-negara di kawasan ASEAN untuk menekan Indonesia terhadap hal ini. Dengan meminta pemerintah Indonesia untuk merevisi, atau bahkan mencabut undang-undang (UU) penistaan agama.
"Putusan ini menunjukkan ketidakadilan yang melekat pada hukum penghujatan di Indonesia, yang harus segera dicabut," kata Syuu Ki, dalam sebuah pernyataan yang diunggah di laman resmi Myanmar beberapa waktu lalu.
"Meskipun protes atas ketidakbersalahan dan bukti bahwa kata-katanya dimanipulasi untuk tujuan politik, dia telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara. Putusan tersebut akan merusak reputasi Indonesia sebagai negara yang toleran," sambungnya.
"Putusan tersebut sangat membingungkan, tidak hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi seluruh kawasan ASEAN. Keputusan ini menempatkan posisi tersebut dalam bahaya dan menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan Indonesia sebagai masyarakat yang terbuka, toleran, dan beragam," katanya lagi.
Syuu Ki, bahkan, mempertimbangkan akan membawa masalah ini ke Pengadilan Internasional.Menyikapi itu, Malaysia dan Brunei Darussalam turut berkomentar.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah bahkan menanggapi pernyataan Myanmar dengan penuh amarah.
"Mereka munafik kelas berat yang buta mata dan hatinya. Bagaimana mereka mengecam Indonesia dengan begitu dahsyat sementara ribuan nyawa etnis Rohingya melayang sia-sia," kecam Sultan Brunei
Sultan Brunei juga menjadi salah satu tokoh yang dibenci media barat setelah menerapkan Undang-Undang Islam di kerajaanya. Bahkan media dari Australia pernah memfitnah habis-habisan Sultan Brunei sebagai maniak seks yang otoriter setelah melarang kaum LGBT tinggal di Brunei.
“Dalam negara saya, kami mempraktikkan kemelayuan, Islamik, sistem Monarki dan kami akan mula mengamalkan Undang-undang Islam, Undang-undang Syariah. Islam berada di dalam Perlembagaan kami, identiti negara kami, hak kami, aturan cara hidup kami," lanjut Sultan Brunei.
“Saat kamu mendengar bahawa Islam dan Muslim membuat pendirian dan meneguhkan kepercayaan mereka, kamu menghakimi, kamu memboikot, kamu katakan ianya salah, ianya bodoh, ianya kejam. Sekali lagi, pergilah kepada kebimbangan yang kamu patut tumpukan pada yang telah saya beritahu sebelum ini," akhir Sultan Brunei menanggapi serbuan kecaman negara asing yang selalu mengintervensi kebijakan negara-negara Islam. (sumber)
Ketua DPDPartai DemokratBaliMade Mudarta mengatakan, DemokratBalimendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
Menurut dia, hal ini merupakan aspirasi kader dari tingkat ranting, PAC, DPC, sampai DPD Demokrat Bali.
"Mayoritas kader di Bali mendukung AHY sebagai capres yang diusung Demokrat tahun 2019 nanti," kata Mudarta saat ditemui di Denpasar, Sabtu (6/5/2017).
Ia mengatakan, Agus merupakan figur muda yang cerdas dengan latar belakang pendidikan dan prestasi yang baik, meskipun secara politik masih perlu pematangan.
Mudarta juga menyampaikan, aspirasi ini akan disampaikan melalui forum resmi di tingkat nasional.
Jika dalam rapat kerja yang digelar di Lombok pada waktu dekat membuka ruang agenda pembahasan calon presiden, Demokrat Bali akan mengusulkan AHY.
"Tentu tetap perhatikan mekanisme, akan disampaikan melalui forum resmi," ujarnya.
Menurut Mudarta, mengusung calon presiden jauh-jauh hari berdampak signifikan pada perolehan suara partai.
Dia mencontohkan PDI Perjuangan yang mendapat suara hampir 20 persen saat pemilihan legislatif karena mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden ketika itu.
Demikian juga dengan Partai Gerindra. "Kita lihat sendiri Demokrat tidak mengusung calon pada pilpres lalu sehingga perolehan suara saat pileg merosot tajam," kata Mudarta.[tn]